Showing posts with label empedu. Show all posts
Showing posts with label empedu. Show all posts

BATU EMPEDU DAN PENANGANANNYA


Untuk bisa memahami lebih baik mengenani penyakit batu empedu dan cara penanganannya, ada baiknya kita memaami dulu apa yang dimaksud dengan empedu dan batu empedu.

Apakah Kantung Empedu dan Batu Empedu?


Kantung empedu adalah kantung kecil yang ditemukan tepat dibawah hati. Kantung ini menyimpan cairan yang dibuat oleh hati. Cairan empedu membantu mencerna lemak. Cairan empedu bergerak dari kantung empedu ke usus kecil melalui saluran yang disebut saluran sistik dan saluran empedu.
Batu empedu terbuat dari kolesterol dan benda-benda lain yang ditemukan dalam cairan empedu. Batu ini bisa jadi lebih kecil dari sebutir pasir atau sebesar bola golf. Kebanyakan batu empedu tidak menyebabkan masalah. Namun jika batu ini menghalangi saluran, biasanya perlu pengobatan.

Batu Empedu atau Bukan?

Gejala batu empedu yang paling umum adalah rasa sakit di bagian perut atau di bagian kanan atas perut, di bawah tulang rusuk. Rasa sakitnya dapat:
1.       Berkembang secara tiba-tiba di tengah perut atas lalu menyebar ke punggung atas atau ke daerah tulang belikat.
2.       Biasanya akan sulit merasa nyaman; berganti posisi tidak akan membuat rasa sakitnya hilang.
3.       Rasa sakit ini juga membuatmu tidak bisa bernapas dengan normal atau menarik napas dalam-dalam.
4.       Berlangung selama 15 menit hingga 24 jam; 1 sampai 5 jam rasa sakit yang terus menerus adalah hal yang biasa.
5.       Mulai terasa di malam hari dan bisa sangat mengganggu hingga membuatmu terbangun.
6.       Muncul Setelah Makan.

Bagaimana Penanganannya?

Jika Anda tidak memiliki gejala, bisa jadi kamu tidak perlu pengobatan. Jika serangan batu empedumu menyebabkan sakit ringan, dokter mungkin akan menyuruh untuk minum obat dulu dan melihat apakah bisa membuat rasa sakitnya hilang. Mungkin kamu tidak akan mengalami serangan lagi. Menunggu untuk melihat apa yang terjadi biasanya tidak akan menyebabkan masalah.

Jika mau mengalami serangan yang parah, atau jika kamu mengalami serangan kedua, kamu mungkin akan memilih untuk mengangkat kantung empedumu. Serangan kedua berarti kemungkinanmu untuk mengalami serangan lanjutan lebih besar.

Banyak orang yang empedunya diangkat, dan operasinya biasanya berjalan lancar. Kebanyakan dokter menggunakan operasi laparoskopik. Untuk ini, dokter bedah akan membuat sayatan-sayatan kecil di perutmu dan mengangkat kantung empedumu. Kamu bisa kembali pada rutinitas normalmu dan kembali bekerja setelah seminggu atau dua minggu setelahnya, namun ada juga orang-orang yang perlu waktu pemulihan yang lebih lama. Terkadang dokter bedah harus membuat sayatan yang lebih besar untuk mengangkat kantung empedu. Tentu saja waktu yang diperlukan untuk pemulihan juga lebih lama untuk operasi seperti ini.

Apakah Saya Memerlukan Empedu Saya?

Tubuhmu akan berfungsi baik tanpa empedu. Cairan empedu akan mengalir langsung dari hati ke usus. Mungkin aka nada perubahan sedikit pada bagaimana kamu mencerna makananmu, tapi kamu mungkin tidak akan menyadarinya.

PENYEBAB, GEJALA DAN DIAGNOSA BATU EMPEDU

Penyakit batu empedu ternyata adalah penyakit yang cukup umum. Banyak orang yang memiliki batu empedu namun tidak menyadarinya karena tidak merasakan ada keluhan apapun. Lalu bagaimana memastikan apakah seseorang punya batu empedu atau tidak? Apakah sajakah penyebab, gejala dan bagaimana mendiagnosa penyakit batu empedu?

Apa Penyebab Batu Empedu?

Batu empedu terbentuk ketika kolesterol atau benda lain yang ada di cairan empedu membatu. Batu empedu juga dapat terbentuk jika kantung empedu tidak kosong sebagaimana mustinya. Orang-orang yang kegemukan atau yang berusaha untuk langsing dengan cepat lebih besar kemungkinannya terkena batu empedu.

Ada banyak kondisi yang memiliki gejala yang sama, termasuk rasa panas di perut, rasa sakit yang disebabkan karena serangan jantung, dan masalah hati. Flu perut (gastroenteritis) dan keracunan makanan juga dapat menyebabkan gejala serupa dengan batu empedu.

Apa Saja Gejala Batu Empedu?

Kebanyakan orang yang punya batu empedu tidak memiliki gejala. Jika kamu punya gejala, besar kemungkinannya kamu akan merasa sedikit sakit di bagian tengah perut atau di perut kanan atas. Rasa sakit dapat menjalar ke punggung atas atau tulang belikat. Terkadang rasa sakitnya sangat terasa. Bisa jadi rasa sakitnya terasa terus,bisa juga datang dan pergi. Atau bisa terasa makin sakit ketika kamu makan.

Ketika batu empedu terus menghalagi saluran empedu, rasa sakitmu dapat disertai demam dan menggigil. Atau kulit atau bagian putih matamu menguning. Segera ke dokter. Memiliki batu di saluran empedumu meningkatkan risiko terkena pancreatitis (pankreas mebengkak). Gejala-gejala ini juga bisa menjadi tanda akan adanya infeksi di kantung empedu.
Segera hubungi doktermu jika kamu merasa sakit tiba-tiba atau sangat sakit di bagian perut atau dada dan kamu tidak yakin penyebabnya apa. Gejala kantung empedu bisa terasa seperti nyeri dada yang disebabkan karena serangan jantung dan masalah serius lainnya.


Bagaimana Mendiagnosa Batu Empedu?

Kamu mungkin memutuskan pergi ke dokter karena rasa sakit di perutmu. Jika begitu, dokter akan menanyakan kapan rasa sakitnya dimulai, dimana, dan apakah rasa sakitnya terus menerus atau datang dan pergi. Doktermu mungkin akan minta untuk dilakukan rontgen untuk memoto bagian dalam perutmu. USG merupakan tes terbaik untuk menemukan batu empedu. Tes ini tidak menyebabkan rasa sakit, jadi jangan khawatir.

Hasil USGmu mungkin tidak menunjukkan batu empedu. Namun jika doktermu tetap berpikir kamu punya masalah dengan kantung empedumu, dia bisa meminta scan kantung empedu. Di tes ini, seorang dokter akan menyuntikkan cairan berwana ke dalam pembuluh darah di lenganmu. Lalu sebuah mesin akan merontgen perjalanan cairan tersebut melalui hati, saluran empedu, kantung empedu, dan ususmu.

Kebanyakan orang punya batu empedu namun tidak menyadarinya karena tidak menimbulkan gejala apapun. Batu empedu dapat ditemukan secara tak sengaja ketika kamu dengan dites untuk masalah kesehatan yang lain atau ketika seorang perempuan sedang melakukan USG kehamilan.