PENYEBAB, GEJALA DAN DIAGNOSA BATU EMPEDU

Penyakit batu empedu ternyata adalah penyakit yang cukup umum. Banyak orang yang memiliki batu empedu namun tidak menyadarinya karena tidak merasakan ada keluhan apapun. Lalu bagaimana memastikan apakah seseorang punya batu empedu atau tidak? Apakah sajakah penyebab, gejala dan bagaimana mendiagnosa penyakit batu empedu?

Apa Penyebab Batu Empedu?

Batu empedu terbentuk ketika kolesterol atau benda lain yang ada di cairan empedu membatu. Batu empedu juga dapat terbentuk jika kantung empedu tidak kosong sebagaimana mustinya. Orang-orang yang kegemukan atau yang berusaha untuk langsing dengan cepat lebih besar kemungkinannya terkena batu empedu.

Ada banyak kondisi yang memiliki gejala yang sama, termasuk rasa panas di perut, rasa sakit yang disebabkan karena serangan jantung, dan masalah hati. Flu perut (gastroenteritis) dan keracunan makanan juga dapat menyebabkan gejala serupa dengan batu empedu.

Apa Saja Gejala Batu Empedu?

Kebanyakan orang yang punya batu empedu tidak memiliki gejala. Jika kamu punya gejala, besar kemungkinannya kamu akan merasa sedikit sakit di bagian tengah perut atau di perut kanan atas. Rasa sakit dapat menjalar ke punggung atas atau tulang belikat. Terkadang rasa sakitnya sangat terasa. Bisa jadi rasa sakitnya terasa terus,bisa juga datang dan pergi. Atau bisa terasa makin sakit ketika kamu makan.

Ketika batu empedu terus menghalagi saluran empedu, rasa sakitmu dapat disertai demam dan menggigil. Atau kulit atau bagian putih matamu menguning. Segera ke dokter. Memiliki batu di saluran empedumu meningkatkan risiko terkena pancreatitis (pankreas mebengkak). Gejala-gejala ini juga bisa menjadi tanda akan adanya infeksi di kantung empedu.
Segera hubungi doktermu jika kamu merasa sakit tiba-tiba atau sangat sakit di bagian perut atau dada dan kamu tidak yakin penyebabnya apa. Gejala kantung empedu bisa terasa seperti nyeri dada yang disebabkan karena serangan jantung dan masalah serius lainnya.


Bagaimana Mendiagnosa Batu Empedu?

Kamu mungkin memutuskan pergi ke dokter karena rasa sakit di perutmu. Jika begitu, dokter akan menanyakan kapan rasa sakitnya dimulai, dimana, dan apakah rasa sakitnya terus menerus atau datang dan pergi. Doktermu mungkin akan minta untuk dilakukan rontgen untuk memoto bagian dalam perutmu. USG merupakan tes terbaik untuk menemukan batu empedu. Tes ini tidak menyebabkan rasa sakit, jadi jangan khawatir.

Hasil USGmu mungkin tidak menunjukkan batu empedu. Namun jika doktermu tetap berpikir kamu punya masalah dengan kantung empedumu, dia bisa meminta scan kantung empedu. Di tes ini, seorang dokter akan menyuntikkan cairan berwana ke dalam pembuluh darah di lenganmu. Lalu sebuah mesin akan merontgen perjalanan cairan tersebut melalui hati, saluran empedu, kantung empedu, dan ususmu.

Kebanyakan orang punya batu empedu namun tidak menyadarinya karena tidak menimbulkan gejala apapun. Batu empedu dapat ditemukan secara tak sengaja ketika kamu dengan dites untuk masalah kesehatan yang lain atau ketika seorang perempuan sedang melakukan USG kehamilan.