MENGURANGI RISIKO SERANGAN JANTUNG


Penyakit jantung merupakan penyakit no. 1 yang menyebabkan kematian. Bila Anda tahu Anda memiliki faktor-faktor risiko penyakit jantung ataupun serangan jantung, segera bertindak. Lakukan beberapa perubahan ini untuk membantu mengurangi risiko Anda terkena serangan jantung dan penyakit jantung:
             berhenti merokok.
             tangani tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
             tangani diabetes dan obesitas.
             lakukan pola makan sehat jantung.
             bergerak lebih aktif.
Berikut penjelasan lebih spesifik mengenai cara melakukan peruubahan tersebut.

Berhenti Merokok
Kalau Anda merokok, satu-satunya hal terpenting yang dapat Anda lakukan – bukan hanya untuk jantung Anda tapi untuk keseluruhan sistem di tubuh Anda – adalah berhenti. Ini juga berupakan salah satu perubahan tersulit untuk dilakukan. Tapi dokter Anda dapat membantu. Tanyakan dokter Anda tentang:
             sebuah rencana dan panduan untuk berhenti merokok.
             pengganti tembakau, seperti permen karet nikotin, dan obat yang diresepkan.
             kelompok pendukung dan program yang dirancang untuk membantu orang berhenti merokok.
             sumber-sumber baik dalam bentuk cetak maupun online yang dapat Anda gunakan untuk menguatkan usaha Anda.
Walaupun sebelumnya Anda sudah pernah mecoba melakukannya bukan berarti Anda tidak dapat berhenti kali ini. Kebanyakan orang harus berhenti beberapa kali sampai akhirnya benar-benar stop merokok sama sekali.
Penting untuk ngotot melarang orang lain merokok di rumah Anda. dan cobalah untuk menghindari tempat-tempat dimana perokok biasa berkumpul. Menjadi perokok pasif juga merupakan faktor risiko penyait jantung.

Atasi Tekanan Darah Tinggi dan Kolesterol Tinggi
Tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi dapat merusak pembuluh darah Anda. Seiring dengan berlalunya waktu, ini meningkatkan risiko Anda terhadap serangan jantung dan stroke.
Berolah raga, diet yang sehat, dan perubahan gaya hidup dapat membantu. Namun mungkin tidak cukup. Dokter Anda dapat meresepkan obat untuk menangani salah satu atau keduanya.

Atasi Diabetes dan Obesitas
Diabetes dan obesitas keduanya merupakan faktor risiko besar bagi penyakit jantung dan serangan jantung. Jika Anda diabetes, penting untuk bekerja bersama tim kesehatan Anda untuk mengontrol ketat gula darah Anda. ini dapat dicapai melalui olah raga, diet, dan di beberapa kasus, obat. Bekerjalah bersama tim Anda untuk mengembangkan rencana untuk mengelola diabetes Anda.
Obesitas merupakan faktor risiko besar bagi diabetes dan juga penyait jantung. Dokter Anda dapat membantu Anda mengatur sebuah rencana yang memungkinkan Anda untuk mengontrol seberapa banyak kalori yang dapat dikonsumsi sambil meningkatkan aktivitas fisik Anda untuk membakar lebih banyak kalori. Dokter Anda mungkin juga merujuk Anda pada seorang ahli gizi dan program olah raga untuk membantu Anda turun berat badan.

Lakukan Pola Makan Sehat Jantung
Menurut Asosiasi Jantung Amerika (American Heart Association), diet sehat jantung adalah:
             rendah lemak total.
             mengandung sedikitnya empat hingga lima mangkuk buah dan sayuran tiap harinya.
             memiliki minimal dua takaran saji (sekitar 100 gram per saji) ikan seminggu.
             memasukkan paling sedikit 3x 28 gram sajian biji-bijian utuh setiap hari.
             rendah sodium/garam (kurang dari 1,500 miligram per hari).
             mengandung tidak lebih dari 1 liter minuman manis seminggu.
Karena Anda memerlukan kalsium dan vitamin D, pastikan Anda mendapatkan cukup banyak produk olahan susu yang rendah lemak atau tanpa lemak dalam diet Anda. Hindari daging olahan.
Mungkin ada pantangan tertentu dalam diet Anda karena obat-obatan yang Anda minum. Tanyakan pada dokter Anda apakah ada pantangan makanan.
Mengubah diet Anda akan lebih mudah bila Anda bekerja dengan seorang ahli diet. Ia dapat membantu Anda mengatur menu dan menemukan resep masakan yang cocok untuk Anda. Ahli gizi tersebut juga akan membantu Anda menemukan sumbe-sumber daya yang akan membantu Anda untuk tetap fokus makan makanan yang sehat.
Jika Anda tidak bisa bekerja dengan seorang ahli gizi sebagai bagian dari program rehab, tanyakan pada dokter Anda untuk rujukan. Anda juga dapat menemukan resep dan bantuan gizi lainnya dari website American Heart Association.

Bergerak Lebih Aktif
Salah satu kunci penting untuk jantung yang sehat adalah dengan menjadi aktif. Beberapa orang takut untuk berolah raga setelah terkena serangan jantung. Namun olah raga justru adalah yang Anda butuhkan untuk menguatkan jantung Anda dan mengurangi risiko Anda dari terkenan serangan jantung di masa datang dan dari penyakit jantung.
Ikut serta dalam program rehabilitasi jantung merupakan cara yang aman untuk menjadi aktif. Anda akan belajar bagaimana meningkatkan level aktivitas Anda secara aman.
Jika Anda tidak ikut program rehab, pastikan bicara pada dokter Anda tentang level olah raga yang aman bagi Anda dan tentang bagaimana bisa menjadi lebih aktif dalam kehidupan rutin Anda sehari-hari. Dokter Anda mungkin akan meminta Anda melakukan tes stress untuk menentukan tingkat awal olah raga yang bisa Anda lakukan.
Juga tanyakan pada dokter Anda tanda-tanda peringatan apa yang harus Anda waspadai ketika berolah raga dan apa yang harus Anda lakukan bila mengalaminya.
Sebuah olah raga rutin yang regular (misalnya tiga hingga lima hari seminggu selama 30-35 menit) akan membantu menguatkan jantung Anda dan memperbaiki kesehatan Anda secara keseluruhan. Namun tujuan utamanya adalah menjadi lebih aktif dalam kehidupan sehari-hari. Semakin aktif Anda – berjalan kaki sebentar, bermain dengan anak atau cucu Anda, bersepeda – akan semakin kuat dan sehat Anda jadinya. Dan itulah tujuan dari melakukan perubahan yang dapat menyelamatkan hidup Anda.
Sebuah serangan jantung bukanlah tanda Anda harus mundur dari kehidupan dan dari melakukan apa yang Anda sukai. Serangan jantung adalah tanda bahwa Anda perlu membuat kesehatan Anda – kesehatan fisik dan mental – sebagai prioritas Anda.

Gaya hidup masa kini membuat pergeseran dari salah satu faktor risiko penyakit jantung. Dulu hanya orang-orang diatas usia 50 tahun yang perlu waspada tehadap penyakit jantung. Kini di usia 20 tahun pun Anda bisa terkena serangan jantung. Semoga beberapa perubahan yang dijabarkan diatas dapat mempermudah Anda untuk memulai hidup sehat jantung. Sehingga mengurangi risiko Anda terkenan penyakit pembunuh nomor 1 ini. Anda juga dapat mencoba melakukan diet Smart Detox untuk menghindari dan mengurangi risiko dari penyakit jantung, serangan jantung, juga stroke. Silahkan baca mengenai program Smart Detox lebih lanjut di artikel-artikel yang ada di website ini.

Artikel sebelumnya: 23 Cara menurunkan berat badan