Setelah Serangan Jantung



Sebagai penyakit pembunuh nomor 1, wajar jika Anda perlu tahu lebih banyak dan waspada terhadap penyakit jantung. Kebanyakan orang bisa selamat dari serangan jantung pertama dan dapat terus hidup secara produktif. Di bawah ini adalah rangkaian aktivitas yang secara umum akan Anda peroleh bila Anda terkena serangan jantung. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan pemulihan yang maksimal.
Pemulihan Berawal di Rumah Sakit
Pemulihan berawal di rumah sakit. Biasanya seseorang dirawat di rumah sakit selama tiga hari hingga seminggu setelah serangan jantung. Namun jika terdapat komplikasi atau jika Anda telah menjalankan prosedur khusus seperti operasi bypass, kemungkinan besar Anda akan dirawat lebih lama di rumah sakit. Anda tidak akan diperbolehkan pulang hingga kondisi Anda stabil dan aman bagi Anda untuk pulang.
Salah satu perubahan yang mungkin Anda sadari selama di rumah sakit adalah obat-obatan rutin Anda mungkin berubah. Dokter mungkin membuat penyesuaian dosis atau jumah obat yang biasanya sudah Anda minum. Dokter juga kemungkinan besar memberikan Anda obat baru. Obat-obatan ini akan menangani dan mengontrol gejala-gejala (seperti dada sakit) dan faktor-faktor pemicu (seperti hipertensi atau peningkatan kolesterol) yang berhubungan dengan serangan jantung Anda.
Penting untuk berbicara dengan dokter Anda tentang obat-obatan Anda. Pastikan Anda:
  • Tahu semua nama obat yang Anda minum dan bagaimana dan kapan harus meminumnya.
  • Tanya dokter Anda tentang kemungkinan efek-efek sampingnya.
  • Tanya apa kegunaan tiap obat dan mengapa Anda memerlukannya.
  • Buat daftar obat-obatan yang Anda minum. Bawalah kemanapun Anda pergi untuk berjaga-jaga atau jika Anda perlu membicarakannya dengan dokter lain.
Emosi Anda Setelah Serangan Jantung
Setelah serangan jantung, wajar jika Anda memiliki perasaan-perasaan negatif seperti:
  • takut
  • depresi
  • menyangkal
  • cemas
Perasaan-perasaan ini biasanya akan berlangsung selama dua hingga enam bulan. Perasaan ini dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk berolah raga, mengganggu kehidupan keluarga Anda dan juga pekerjaan Anda, dan memiliki dampak negatif terhadap pemulihan Anda.
Berbicara dengan dokter Anda atau spesialis kesehatan jiwa juga dapat membantu Anda dalam menghadapi perasaan negatif. Mudah untuk menyerah pada perasaan ini, jadi pastikan keluarga dan dokter Anda tahu tentang apa yang Anda rasakan. Jika mereka tidak tahu, mereka tidak dapat membantu.
Rehab Jantung
Banyak rumah sakit yang memiliki program rehabilitasi dimana Anda dapat berpartisipasi sebagai pasien rawat jalan. Atau dokter Anda dapat merujuk Anda ke sebuah pusat jantung yang memiliki program rehabilitasi jantung. Berpartisipasi dalam sebuah program menawarkan beberapa keuntungan penting:
  • akan membantu mempercepat pemulihan Anda.
  • Anda akan bekerja dengan orang-orang yang mengkhususkan diri di kesehatan jantung. Mereka akan menunjukkan cara-cara untuk membuat perubahan positif dalam hidup Anda yang dapat melindungi dan menguatkan jantung Anda.
  • Anda akan mengambil bagian dalam aktivitas yang memperbaiki cara jantung Anda berfungsi dan mengurangi detak jantung Anda.
  • Dengan menjalankan apa yang sudah didapat di program rehab, Anda akan mengurangi kemungkinan Anda terkena komplikasi atau kematian akibat penyakit jantung.
Sebagian besar program rehab jantung terdiri atas tiga bagian:
  • Olah raga yang dipimpin oleh spesialis bersertifikat.
  • Kelas-kelas yang mengajarkan Anda tentang faktor-faktor risiko penyakit jantung dan cara-cara untuk mengurangi risiko tersebut.
  • Dukungan dalam mengatasi stress, rasa cemas, dan depresi.
Tiga poin diatas merupakan urutan penanganan bagi orang-orang yang mengalami serangan jantung. Pasien yang terkena serangan jantung perlu penanganan secara fsik dan juga emosi. Langkah-langkah yang dijelaskan diatas merupakan pendukung untuk pemulihan maksimal pasien dari kondisinya setelah serangan jantung. 

Artikel sebelumnya: Mengurangi risiko serangan jantung