Showing posts with label kehamilan. Show all posts
Showing posts with label kehamilan. Show all posts

Kehamilan dan Berat Badan



Kehamilan dan berat badan pasti menjadi satu paket bagi ibu hamil. Paket yang tidak bisa ditentukan adalah seberapa banyak kenaikan berat badan pada satu kehamilan. Seorang perempuan bisa mengalami tiga pertambahan berat badan yang berbeda selama menjalankan tiga kali kehamilan. Kok bisa?

Sulit untuk bisa memahami mengapa beberapa perempuan mengalami kenaikan berat badan lebih banyak dibandingkan yang direkomendasikan selama kehamilannya walaupun mereka tampak sudah memonitor tiap makanan, lalu mengalami kenaikan berat badan yang sama di kehamilan berikutnya padahal mereka tidak terlalu memperhatikan apa yang mereka makan. Kecuali kamu mau memonitor tiap suapan yang mau masuk ke mulutmu dan tiap gerakan yang kamu lakukan selama hamil, tidak mungkin menjelaskan kenaikan berat badan hamil selain dengan metabolisme kehamilan.

Perempuan yang sebelumnya pernah berjuang dengan gangguan makan mungkin akan takut dengan kenaikan berat badan, bahkan ketika hamil. Penting untuk mendiskusikan perasaanmu tentang makanan ke tenaga medis profesional yang memiliki kualifikasi di bidangnya. Membatasi jumlah kalori dengan sengaja untuk menjaga agar kenaikan berat badanmu tetap rendah dapat membahayakan perkembangan janin. Kehamilan bukanlah saat untuk berdiet, bahkan jika berat badanmu sebelum hamil memang sudah berlebih.

Bagaimana cara mengontrol ngidam?

Hindari menggunakan kehamilanmu sebagai alasan untuk makan berlebihan atau memilih jenis makanan yang rendah gizi dan/atau kaya lemak dibanding memilih yang gizinya bagus. Terlalu sering menyerah pada mengidamkan makanan tinggi kalori dan kaya lemak seperti double cheeseburger dengan bacon dan eskrim sundae rasa brownies dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak perlu. Dan kebiasaan ini dapat terprogram pada anakmu untuk lebih memilih makanan yang lebih tidak sehat. Sebuah penelitian tahun 2007 dalam British Journal of Nutrition mengatakan bahwa para perempuan yang biasanya menikmati junk secara reguler selama hamil, dapat melahirkan anak yang cenderung mengalami kegemukan di kemudian hari karena mereka lebih memilih rasa makanan yang kaya gula, lemak, dan kalori.

Makanan yang kaya garam memang tidak banyak mengandung lemak, namun dapat membuat tubuhmu menyimpan cairan yang akan kelihatan di timbanganmu sebagai berat badan ekstra. Kelebihan cairan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan meningkatkan tekanan darah tinggi.

Untuk mengontrol keinginan kuat terhadap makanan apapun, cegah dirimu dari kelaparan. Makan makanan utama dan ngemil secara teratur dan pastikan kamu mengombinasikan menumu dengan sumber protein, seperti telur rebus matang dan yogurt rendah lemak, ditemani karbohidrat kompleks termasuk roti dan sereal gandum utuh. Bukan berarti kamu tidak bisa memakan makanan yang kamu sukai. Bahkan pola makan hamil yang paling sehat pun menyertakan porsi-porsi makanan yang kamu idamkan dalam porsi yang secukupnya (sedang), namun tidak setiap hari.

Mengapa penting bagi saya untuk memiliki berat badan yang sehat sebelum hamil?
Menurut IOM (Institute of Medicine), situasi yang ideal adalah mulai hamil saat kita memiliki berat badan yang sehat, lalu mengalami kenaikan berat badan yang sesuai rekomendasi selama 9 bulan kehamilan. Mulai hamil dengan berat badan yang sehat memungkinkan bayi untuk berkembang secara normal dan meminimalisir komplikasi, termasuk tekanan darah tinggi dan melahirkan secara cesar.

Begitu kamu hamil, tidak mungkin kamu bisa mengontrol berat badanmu. Namun, tidak pernah ada kata terlalu cepat untuk merencanakannya bagi kehamilanmu selanjutnya. Tidak perlu terburu-buru, namun usahakanlah untuk bisa kembali ke berat badanmu sebelum hamil, atau berat badan yang sehat, dalam jangka waktu setahun setelah melahirkan.

Demikian seputar info tentang kehamilan dan berat badan. Semoga bermanfaat.


Berat Badan Ibu Hamil yang Normal



Tiap perempuan yang sedang hamil pasti terpikir akan kenaikan berat badannya. Beberapa calon ibu melihat kehamilan sebagai surat ijin untuk makan sebanyak yang mereka mau, sebaliknya sebagian lainnya enggan akan kemungkinan naik berat badan dan khawatir kenaikan berat badan semasa hamil akan merusak bentuk tubuh mereka. Agar tidak terlalu khawatir akan kenaikan berat badan yang berlebihan selama hamil, ada baiknya mencari tahu tentang seberapa banyak kenaikan berat badan ibu hamil yang normal.


Sekelompok pakar dari Institut Obat-obatan dan Badan Riset Nasional mengeluarkan rekomendasi – panduan pertama dalam kurun waktu hampir 20 tahun – menjelaskan berapa kg sebaiknya kenaikan berat badanmu dan bagaimana kenaikan berat badan selama hamil memengaruhi kesehatanmu dan bayimu. Namun walaupun sudah mengetahui angka yang benar; prakeknya tentu berbeda dengan teorinya.

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar kenaikan berat badan ibu hamil.

Seberapa banyak sebaiknya kenaikan berat badan saya selama hamil?
Jumlah kenaikan berat badanmu selama hamil tergantung pada indeks massa tubuhmu (IMT) sebelum hamil dan berapa jumlah anak yang kamu kandung saat ini. IMT memerkirakan lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badanmu.

Setelah mengetahui angka IMTmu, kamu sudah tahu titik awal bagi kenaikan berat badanmu selama hamil. Perempuan dengan IMT tinggi disarankan untuk tidak naik terlalu banyak; perempuan yang IMTnya lebih rendah sebaiknya mengalami kenaikan berat badan yang lebih besar selama hamil.

Berikut adalah ringkasan panduan kenaikan berat badan hamil bagi kehamilan satu anak berdasarkan IMT yang dikeluarkan oleh Institut Obat-obatan dan Badan Riset Nasional (Amerika):
Jika IMTmu kurang dari 18.5: naik 14-20 kg
Jika IMTmu adalah 18.5 hingga 24.9: naik 12.5 hingga 17.5 kg
Jika IMTmu adalah 25 hingga 29.9: naik 7.5 hingga 12.5kg
Jika IMTmu 30 keatas: naik 5.5 hingga 10 kg

Berikut adalah ringkasan panduan kenaikan berat badan bagi hamil anak kembar:
Jika IMTmu kurang dari 18.5: konsultasikan dengan doktermu
Jika IMTmu adalah 18.5 hingga 24.9: naik 18 hingga 27 kg
Jika IMTmu adalah 25 hingga 29.9: naik 15 hingga 25 kg
Jika IMTmu 30 atau lebih: naik 12.5 21 kg

Kapan mustinya berat badan saya mulai naik ketika hamil?
Ketika berhubungan dengan kenaikan berat badan saat hamil, timing berpengaruh. Kemungkinannya, kenaikan berat badan selama 3 bulan pertama hanya sedikit – dan sebaiknya memang begitu menurut panduan IOM (Intsitute of Medicine).

Di trimester pertama, kamu belum memerlukan kalori ekstra; walaupun janin di masa ini tumbuh pesat, janin masih sangat kecil hingga perkembangannya tidak memerlukan energi tambahan. Namun berat badanmu mungkin bertambah di tiga bulan pertama ini karena merasa lebih lapar yang disebabkan oleh kebutuhan untuk menyimpan cairan.  Beberapa perempuan bahkan turun berat badannya karena merasa kurang enak untuk makan seperti biasa.

Begitu trimester kedua dimulai, dan pertumbuhan bayi mulai intens, kenaikan berat badan secara tetap merupakan keharusan. Rencanakan untuk naik sekitar setengah kilo seminggu bila IMTmu sebelum hamil adalah 24.9 atau lebih rendah, dan sekitar seperempat kilogram jika IMTmu sebelum hamil adalah 24.9 atau lebih.

Apa yang terjadi jika berat badan saya naik terlalu banyak selama hamil?
Dalam jangka pendek (selama kehamilan), kenaikan berat badan sesuai dengan yang disarankan mengurangi risiko kelahiran prematur (bayi lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu) dan menjaga berat badan lahir bayi yang tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil.
Dalam jangka waktu panjang, hasil riset menyarankan bahwa semakin banyak kenaikan berat badan ibu selama hamil, maka semakin tinggi pula risiko memiliki anak yang kegemukan dan yang tekanan darahnya lebih tinggi. Anak-anak yang lahir dengan berat badan yang terlalu rendah, yang merupakan hasil dari kenaikan berat badan yang terlalu sedikit selama hamil, lebih besar kemungkinannya terkena kondisi kronis, termasuk penyakit jantung dan diabetes, setelah mereka dewasa.

Mungkin akan sulit untuk mencapai angka berat badan ibu hamil yang normal yang tepat seperti yang disarankan diatas, namun jangan terlalu khawatir bila berat badanmu meleset beberapa pon dari yang disarankan. Perhatikan saran dari dokter kandungan atau bidanmu.

Berapa banyak makanan ekstra yang sebaiknya saya makan ketika hamil?
Hormon hamil dapat mempengaruhi selera makan, menyebabkan beberapa perempuan merasa kelaparan sementara sebagian lainnya justru merasa mual, muntah-muntah, dan kelelahan sehingga membuat mereka kehilangan nafsunya terhadap makanan. Untuk kedua kasus ini, strategi terbaik adalah mencoba sebanyak mungkin melakukan diet (baca: pola makan) yang seimbang yang memperhitungkan jumlah kegiatan fisikmu dan juga tahap kehamilanmu.

Rencana makan bergizi bagi ibu hamil dengan kalori yang cukup – mulai dari tambahan sekitar 340 kalori lebih banyak dari kebutuhan kalorimu sebelum hamil, dimulai sejak trimester kedua, dan sekitar 450 kalori lebih banyak dibanding sebelum hamil di trimester terakhirmu – akan cukup untuk mencegah rasa lapar yang sering datang. Perempuan yang khususnya aktif secara fisik mungkin memerlukan kalori lebih banyak lagi selama kehamilannya . Bila kamu hamil anak kembar, kamu harus makan minimal sekitar 440 kalori lebih banyak tiap hari sejak masuk trimester kedua, dan 500-600 kalori lebih banyak per hari dalam trimester terakhir.

Memilih makanan yang membuatmu kenyang sebagai bagian dari diet hamil yang seimbang akan memperbaiki kepuasan ketika makan. Misalnya gandum utuh, sayuran, dan polong-polongan kaya akan serat yang akan membuatmu kenyang lebih lama tanpa adanya kalori ekstra. Banyak minum; sama dengan makan makanan yang kaya serat, banyak minum akan membuatmu merasa terus kenyang dan mencegah sembelit, sebuah keluhan ibu hamil yang sering dirasakan. 

Mudah-mudahan dengan adanya informasi diatas, para calon ibu dapat lebih memperkirakan kenaikan berat badan ibu hamil yang normal untuk optimalisasi perkembangan bayinya.

Memahami Proses Kehamilan dan Kesuburan: Fakta untuk Membantumu Hamil



Hampir semua pasangan suami istri pasti mendambakan anak. Selain sebagai penerus keturunan, anak merupakan buah cinta dan pelengkap kehidupan berumah tangga. Namun tidak semua pasangan dapat segera dikarunia keturunan. Apalagi hidup di masa sekarang yang serba sibuk, tekanan tinggi, dan serba cepat, membuat makin banyak pasangan belum bisa dikaruniai anak segera setelah menikah. Penjelasan dibawah, mungkin bisa memberikan gambaran kepada Anda agar memahami proses tentang kehamilan dan kesuburan, sehingga bisa membantu Anda dan pasangan untuk bisa segera menimang sang buah hati.

Memahami Siklus Bulanan
Mengetahui siklus bulananmu memperbesar kesempatanmu untuk hamil. Fase pertama dimulai di hari pertama menstruasimu. Tubuhmu melepaskan hormon-hormon yang merangsang telur untuk tumbuh di dalam folikel didalam indung telurmu. Antara hari ke-2 dan 14, hormon-hormon ini juga membantu menebalkan dinding saluran rahim agar mempersiapkan penanaman telur yang dibuahi. Ini disebut tahap follicular.

Apa yang Terjadi Saat Ovulasi
Rata-rata panjang siklus menstruasi adalah 28-32 hari. Walaupun kapan tepatnya waktu ovulasi dapat beragam, rata-rata ini terjadi antara hari ke-11 dan 21 siklusmu. Sebuah hormon otak yang disebut hormon luteinizing (LH) muncul, memicu pelepasan telur yang paling matang. Di waktu yang sama, cairan serviksmu berubah teksturnya menjadi cairan yang mirip putih telur dan licin, untuk membantu sperma mencapai telur tersebut.

Semua Tergantung Waktunya
Perempuan dilahirkan dengan sekitar 1-2 juta telur, namun hanya 300 sampai 400 sel telur yang akan dilepaskan selama masa ovulasi. Biasanya hanya satu sel telur yang dilepaskan tiap bulan. Telur tersebut akan melewati tuba falopi hingga ke rahim, dimana sel telur ini akan siap untuk dibuahi. Telur tadi hanya akan hidup selama 12 hingga 24 jam setelah meninggalkan indung telur. Sperma dapat hidup selama 3 sampai 5 hari, jadi mengetahui kapan waktumu berovulasi (masa subur) dapat membantumu dan juga pasanganmu untuk merencakan waktu untuk bercinta yang paling besar kemungkinannya untuk hamil. Jika tidak terjadi pembuahan, sel telur akan larut dalam 24 jam.

Mengetahui Hari-hari yang Paling Subur
Secara umum, kemungkinan terbesar untuk hamil adalah ketika melakukan hubungan seks 1-2 hari di masa subur. Jika siklus regulermu adalah 28 hari, hitung mundur 14 hari dari hari ketika kamu mengharapkan mulainya datang bulanmu. Rencanakan untuk melakukan seks tiap hari di sekitar waktu-waktu tersebut – katakanlah hari ke- 12 dan 14. Ingatlah bahwa bagaimanapun melakukan hubungan seks tiap hari dapat mengurangi jumlah sperma suami.
Siklusmu mungkin lebih panjang atau lebih pendek, jadi manfaatkan kalkulator ovulasi online (sekarang kamu juga bisa men-download aplikasi kalendar siklus bulananmu dari play store) untuk membantu mengidentifikasi hari-hari paling suburmu untuk membantu program kehamilanmu.

Mencari Tahu Masa Subur dengan Suhu
Setelah sebuah sel telur dilepaskan, yang tersisa dari folikel adalah corpus luteum, yang melepaskan hormon progesteron untuk membantu menebalkan dinding rahim sebagai persiapan kehamilan. Progesteron menyebabkan suhu tubuh sedikit naik. Mengukur suhu tubuhmu tiap pagi dengan termometer basal sebelum bangun dari tempat tidur adalah satu cara untuk memperkirakan apakah ovulasi/pembuahan telah terjadi. Cara ini murah namun tidak seakurat metode lainnya.

Memperkirakan Ovulasi/Pembuahan dengan Hormon
Peningkatan LH adalah yang memicu sel telur untuk dilepaskan dari indung telurmu. Menggunakan perangkat ovulasi untuk memeriksa level LH di air senimu dapat menentukan hari pembuahan. Beberapa perangkat memungkinkan kamu untuk mengecek suhu tubuhmu tiap hari untuk menentukan kapan kamu berovulasi. Perangkat-perangkat ini mudah dan 99% akurat.

Fase Terakhir Siklus Bulananmu
Selama setengah dari siklus menstruasimu, progesteron menyebabkan dinding rahim menebal sebagai persiapan bagi penanaman sel telur yang matang. Jika telur tersebut tidak dibuahi dan tidak terjadi penanaman, sel telur ini akan hancur, kadar progesteron turun, dan sekitar 12 hingga 16 hari kemudian, sel telur tadi – berbarengan dengan  darah dan jaringan dari dinding rahim– dikeluarkan. Proses ini, yang biasanya berlangsung selama 3 sampai 7 hari, adalah menstruasi. Lalu siklus ini akan dimulai lagi.

Cara untuk Meningkatkan Ovulasi
Muncul bukti yang semakin kuat yang menghubungkan faktor lingkungan dengan penurungan tingkat kesuburan. Jika kamu mau meningkatkan kesempatanmu untuk hamil, kamu sebaiknya makan makanan yang kaya akan asam folat, beli lebih banyak makanan dan produk sayuran hijau organik, hindari penggunaan plastik tertentu (termasuk plastic wrap), jaga berat badan yang sehat dengan diet dan olah raga, serta hindari alkohol dan kafein.

Berat Badan Mempengaruhi Kesuburan
Sebuah penelitian yang dilakukan pada perempuan menemukan bahwa para perempuan yang indeks massa tubuhnya (BMI) diatas normal memerlukan waktu dua kali lebih lama untuk hamil dibanding mereka yang indeks massa tubuhnya normal. Penurunan berat badan bagi perempuan yang kegemukan atau obes dapat memperbaiki hasil kesuburan dan kehamilan. Menurut Masyarakat Amerika bagi Obat Reproduksi, penurunan 5%-10% berat badan dapat memperbaiki tingkat ovulasi dan kehamilan secara drastis. Obesitas juga merupakan penyebab ketidaksuburan dan rendahnya level hormon testosteron pada laki-laki. Terlalu kurus juga dapat mengubah hormon organ-organ reproduksi dan menyebabkan ketidaksuburan.

Usia Memengaruhi Kesempatanmu untuk Hamil
Usia memengaruhi tingkat kesuksesan penanganan ketidaksuburan seorang perempuan dan juga kemampuannya untuk hamil. Seorang perempuan yang seehat yang berusia 30 tahun memiliki kemungkinan 20% per bulan untuk hamil, sementara seorang perempuan sehat berusia 40 tahun hanya memiliki kesempatan 5%. Fertilitas atau kesuburan menurun seiring usia, khususnya setelah usia 35 tahun. Para ahli mengatakan seorang perempuan harus berkonsultasi dengan dokternya jika ia berusia dibawah 35 tahun dan telah berusaha untuk punya anak selama lebih dari 12 bulan, atau usianya diatas 35 tahun dan telah berusia untuk punya anak selama lebih dari 6 bulan.

Fertilitas Juga Menurun Pada Laki-laki yang Lebih Tua
Penelitian menunjukkan bahwa jumlah dan pergerakan sperma menurun sejalan usia, begitu juga fungsi seksual. Namun, tidak seperti perempuan, tidak ada usia maksimum kapan laki-laki bisa memiliki keturunan. Sebuah penelitian menemukan bahwa para laki-laki berusia 45 tahun keatas perlu waktu lebih lama untuk bisa menghamili istrinya begitu mereka berdua memutuskan untuk punya anak. Jika pasanganmu lebih tua, kamu mungkin ingin berkonsultasi dengan doktermu mengenai cara untuk meningkatkan kesempatanmu untuk punya anak.

Bagaimana Meningkatkan Kesuburan Laki-laki
Mengelola stres, menghindari alkohol dan rokok (tembakau), menjaga berat badan yang layak, dan makan makanan yang kaya zinc (ditemukan di daging merah, gandum utuh, seafood, dan telur), selenium (ditemukan di daging merah, seafood, jamur, sereal, dan kacang Brazil) dan vitamin E dapat membantu memperbaiki kesuburan laki-laki. Juga dengan cara menjaga testis tetap sejuk – jangan berendam di air hangat terlalu lama, berendam air panas (hot tubs), atau sauna, yang dapat menurunkan jumlah sperma.

Penanganan Ketidaksuburan
Sejumlah faktor dapat menyebabkan ketidaksuburan, jadi langkah pertama adalah meminta dokter untuk mengevaluasimu dan pasanganmu. Penanganan ketidaksuburan bisa jadi termasuk makan obat untuk merangsang ovulasi dan pembuahan in vitro, yang melibatkan mengeluarkan sel telur dari indung telur, membuahinya, lalu menanamkannya kembali ke rahim.

Cara Kerja Tes Kehamilan
Alat tes kehamilan di rumah memeriksa urin untuk "hormon hamil", disebut hCG, yang diproduksi tubuhmu begitu telur yang telah dibuahi masuk ke rahim. Biasanya sebuah alat tes kehamilan rumah dapat memberitahu apakah kamu hamil atau tidak sejak 5 hari setelah jadwal mensmu terlambat. Hasilnya bisa jadi negative jika kamu mengeceknya terlalu awal, jadi ulangi tesnya beberapa hari atau seminggu kemudian. Doktermu dapat menyediakan hasil yang lebih akurat dengan melakukan tes darah.

Sebagaimana dijabarkan diatas tentang beberapa keadaan seperti perubahan faktor lingkungan yang semakin hari semakin penuh dengan racun dari polusi air dan udara, juga semakin besarnya tantangan untuk bisa menjaga makanan yang sehat, mungkin dapat menjelaskan beberapa alasan mengapa kini semakin banyak pasangan muda yang sulit untuk langsung memiliki anak. Dari penjelasan diatas tentang memahami proses kehamilan dan kesuburan, semoga dapat membantu Anda meningkatkan kesempatan Anda dan pasangan untuk bisa segera menikmati indahnya masa kehamilan dan membesarkan buah hati Anda.

Turun Berat Badan Pasca Melahirkan



Kenaikan berat badan merupakan hal yang esensial selama masa kehamilan, namun begitu melahirkan, banyak ibu-ibu yang tidak sabar untuk menurunkan kelebihan berat badannya. Dan, semakin banyak kenaikan berat badan sang ibu selama hamil, berarti makin banyak berat badan yang perlu diturunkan setelah melahirkan. Namun menurunkan berat badan setelah melahirkan berbeda dengan menurunkan berat badan di saat-saat lain, khususnya jika kamu menyusui. Untuk mengetahui cara turun berat badan pasca melahirkan dengan cara yang aman dan sehat, simak sesi tanya jawab dengan Elizabeth Ward, MS, RD berikut, seorang pakar kehamilan, laktasi/menyusui, dan nutrisi anak, juga pengarang buku Expect the Best.

T: Berapa lama waktu yang terbaik untuk menghilangkan berat badan dari masa hamil?
J: Lupakan berdiet selama minimal enam minggu pasca melahirkan dan fokuslah pada makan dengan diet /makanan yang sehat. Sebagian besar perempuan setelh melahirkan kekurangan tidur, lelah, dan kurang tenaga untuk berolah raga, menyiapkan makanan yang sehat, dan melakukan apa yang perlu dilakukan untuk menurunkan berat badannya. Menurunkan berat badan paca melahirkan bisa makan waktu hingga setahun. Idealnya, kamu menurunkan berat badanmu secara bertahap, dengan target setengah hingga sekilo per minggu.

T: Apa yang salah jika saya segera mengembalikan berat badan saya seperti sebelum hamil seperti para artis?
J: Saya tidak yakin bagaimana para artis bisa menurunkan berat badannya dengan sangat cepat, dan cara tersebut mungkin bukanlah cara teraman. Kemungkinan terbesarnya adalah, para artis memiliki dana yang cukup untuk memungkinkan mereka menyewa jasa pengurus bayi dan instruktur olah raga pribadi untuk membantu mereka kembali ke berat badan idealnya karena penampilan merupakan modal kerja mereka.

Membatasi kalori dan melakukan crash diet supaya bisa memakai jeans kamu lagi tidak akan membantu. Gizi yang baik adalah esensial, begitu juga tidur dan aktivitas fisik – namun hal-hal tersebut lebih sulit dikontrol dibanding berdiet ketika kamu punya seorang bayi baru lahir. Sebuah diet yang sehat dapat membantumu mengatasi beberapa kelelahan karena memiliki bayi baru lahir.

Melakukan diet rendah kalori dapat membantumu menurunkan berat badanmu dengan cepat, tapi cara ini juga dapat mengakibatkan hilangnya jaringan otot dan menyedot level energimu. Kehilangan massa otot menurnkan kebutuhan kalorimu dan dapat membuatmu bahkan jadi lebih sulit untuk menurunkan berat badan. Para ibu baru perlu diet yang memberi mereka energi untuk mengatasi tuntutan seorang bayi yang baru lahir dan juga kakak-kakaknya. Dan jika kamu mnyusui, kamu tidak dapat membatasi kalorimu – jika ttidak, itu akan memengaruhi kualitas ASI.

T: Apa rencana diet terbaik untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan jika saya tidak menyusui?
J: Penghitungan kalori selama masa hami hingga trimester keempat sejak hamil (atau 3 bulan setelah melahirkan), karena tubuhmu memerlukan gizi yang bagus untuk pertumbuhan bayimu. Enam minggu setelah melahirkan, kamu bisa mulai membatasi beberapa ratus kalori sehari. Kamu bisa berkonsultasi di [web site Derpartemen Pertanian AS] mypyramid.gov untuk menentukan angka kalori yang tepat untukmu, dan memangkas hingga 500 kalori, pastikan kamu masih mengonsumsi minimal 1,600 kalori per hari. Ingatlah: Ketika kamu memangkas kalori, penting untuk memastikan setiap kalori yang kamu masukkan berasal dari makanan/diet yang kaya gizi.

Kamu perlu mengimbangi makanan setidaknya 3-4 kali sehari untuk stamina dan energi. Isi dapurmu dengan makanan sehat agar junk food, makanan manis-manis, dan makanan penggoda lainnya tidak akan menyimpangkanmu dari diet sehatmu. Kurangin minyak dan lemak ekstra, dimana kalori dapat merayap naik. Cemili buah dan sayuran, protein tanpa lemak, dan makanan berserat tinggi yang akan membuatmu kenyang tanpa menggemukkan. Minum banyak air putih dan minuman bergizi lainnya, namun hati-hati dengan kalori dari alkohol yang dapat menaikkan kalorimu dengan cepat.

T: Apa cara diet menurunkan berat badan terbaik setelah melahirkan kalau saya menyusui?
J: Ibu menyusui sebaiknya tidak melakukan diet menurunkan berat badan karena mereka memerlukan banyak kalori untuk menyusui dan merupakan sumber gizi tunggal bagi bayi mereka. Bahkan jika kelebihan berat badannya tidak berkurang secepat jika kamu tidak menyusui, kamu harus merasa puas karena kamu melakukan yang terbaik untuk bayimu. ASI dirancang oleh Tuhan untuk memberi bayimu apapun yang ia butuhkan untuk tumbuh dan berkembang di beberapa bulan pertama kelahirannya.
Gizi yang baik adalah yang utama. Dietmu memengaruhi kualitas ASI, dimana kuantitasnya tergantung pada seberapa sering kamu menyusui.

T: Apakah menyusui merupakan cara turun berat badan alami?
J: Menyusui tidak digunakan sebagai cara untuk menurunkan berat badan karena kamu berat badanmu mungkin malah akan naik selama menyusui jika kamu tidak memerhatikan apa yang kamu makan. Pernyataan bahwa memproduksi ASI akan membakar banyak kalori merupakan mitos. Kamu memang akan membakar beberapa simpanan lemak di tubuhmu, namun tubuhmu melindungi beberapa lemak untuk tujuan menyusui. Banyak ibu yang tidak bisa menghilangkan semua berat badan yang didapatnya ketika hamil hingga mereka benar-benar berhenti  menyusui. Banyak ibu menyusui hingga bayinya berumur 6 bulan, jadi mereka punya waktu sekitar enam bulan lagi untuk mengembalikan berat badannya sebelum tanda satu tahun berakhir.

T: Apa kamu merekomendasikan berolah raga untuk menghilangkan berat badan hamil?
J: Jika kamu berniat untuk berolah raga, pikirkan cara untuk melakukannya secara perlahan dan bertahap untuk bisa mencapai level kebugaranmu sebelum hamil. Aktivitas fisik merupakan komponen besar dalam penurunan berat badan yang aman dan sehat, dan kebanyakan ibu bisa kembali berolah raga hanya dalam beberapa minggu setelah melahirkan (proses kelahiran normal). Untuk para ibu yang harus melahirkan bayinya dengan operasi Caesar, perlu tambahan istirahat untuk menyembuhkan luka operasinya sebelum bisa memualai aktivitas fisik reguler. Konsultasikan dengan doktermu sebelum mulai melakukan program olah raga apapun.

Dalam waktu enam minggu, kebanyakan ibu sudah siap untuk berjalan. Membawa bayimu berjalan-jalan keluar selama 2x 15 menit setiap hari dan secara bertahap meningkatkan level aktivitasmu merupakan cara yang bagus untuk mengembalikan stamina membakar kalori. Jika berjalan tidak membuahkan hasil, gunakan jam tidur bayimu untuk melakukan olah raga dengan panduan video/dvd, atau daftarkan dirimu untuk program fitness yang dirancang khusus untuk ibu dan bayi.

T: Apakah kurang tidur memengaruhi penurunan berat badan?
J: Penelitian menunjukkan bahwa setelah enam bulan pasca melahirkan, para ibu yang hanya bisa tidur kurang dari enam jam malam punya kesulitan lebih besar untuk menurunkan berat badannya pasca melahirkan dibanding para ibu yang tidurnya bisa lebih dari enam jam. Ada banyak penyesuaian yang perlu kamu lakukan ketika membawa bayimu pulang, dan bahkan lebih banyak penyesuaian lagi jika ada lebih anak-anak lain yang memerlukanmu. Beristirahat penting agar kamu bisa fokus untuk makan makanan yang sehat dan menemukan waktu untuk bisa melakukan aktivitas fisik. Lakukan apapun yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan tidur yang cukup, dan cobalah untuk tidak menjadi superwoman hingga kamu mendapatkan energimu kembali karena mengendalikan berat badan memerlukan banyak energi.

Untuk para ibu yang memiliki tantangan dalam menurunkan berat badan pasca melahirkan, silahkan mencoba anjuran di atas. Selamat mencoba, dan selamat berbahagia dengan bayimu.

Kenaikan Berat Badan Hamil yang Ideal



Hamil tentunya merupakan kebahagiaan tersendiri untuk kaum perempuan dan juga calon ayah. Makan untuk dua orang, apakah berarti kamu harus makan dua kali lipat dari porsi yang biasa kamu makan? Tentunya berat badan akan naik, bentuk tubuh akan berubah untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi di dalam rahimmu. Banyak pertanyaan seputar berat badan selama masa kehamilan. Ada yang turun dulu berat badannya karena mabok di awal kehamilan, ada yang kenaikan berat badannya diatas 20 kg selama masa hamil. Lalu seperti apakah kenaikan berat badan hamil yang ideal? Berikut ulasannya.

T: Berapa banyak kenaikan berat badan yang OK selama masa hamil?
J: Perlu kaIori yang sangat banyak dan pastinya gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sebuah kehidupan baru, jadi sangatlah penting kamu makan makanan/diet yang sehat. Tapi kamu juga perlu berhati-hati agar berat badanmu tidak naik terlalu banyak atau terlalu sedikit selama hamil.

Umumnya para dokter akan memberikan rekomendasi kenaikan berat badan berdasarkan berat badan calon ibu sebelum hamil. Perempuan dengan indeks massa tubuh atau IMT yang normal sebaiknya naik antara 12 hingga 17 kg, dan hingga 23 kg bila hamil bayi kembar. Perempuan yang kegemukan mungkin akan aman untuk naik berat badan selama hamil antara 7 hingga 12 kg, namun jangan menggunakan masa kehamilan sebagai waktu untuk diet atau menguruskan badan. Konsultasikan dengan doktermu apakah aman untuk naik berat badan kurang atau lebih dari angka diatas.

Kehamilan adalah perjalanan yang sangat pribadi, dan yang terpenting adalah menjaga kesehatan dirimu, makan makanan yang sehat, dan pastikan kamu meminum vitamin untuk ibu hamil dan mendapatkan semua gizi yang diperlukan untukmu dan juga bayimu.

T: Apa yang salah dengan kenaikan berat badan yang terlalu banyak selama kehamilan?
Akan ada lebih banyak berat badan yang harus dihilangkan setelah bayimu lahir, dan penelitian menunjukkan bahwa jika kamu tidak menghilangkannya dalam waktu setahun, kelebihan berat badan tersebut kemungkinan besar akan menetap secara permanen. Dan jika kamu berniat untuk hamil lagi, sebaiknya berat badanmu sudah kembali ke berat badan yang sehat sebelum kamu hamil kembali.

T: Apakah kenaikan berat badan yang terlalu banyak akan berarti bayi yang dilahirkan juga akan lebih besar?
Itu adalah mitos. Berat badan yang naik terlalu banyak bukan berarti bayimu akan makin besar. Hanya karena kamu "makan untuk dua orang" bukan berarti kamu harus makan dua kali lebih banyak. Kenaikan diluar 12-17 kg hanya akan membuat kamu lebih sulit untuk menurunkan berat badanmu setelah bayimu lahir.

Jadi, sudah berapa banyak kenaikan berat badanmu selama hamil? Ingatlah untuk mengomsumsi makanan yang bergizi agar bayimu mendapatkan gizi yang maksimal untuk perkembangannya. Diatas adalah perkiraan kenaikan berat badan hamil yang ideal. Jika kamu khawatir kenaikan berat badanmu terlalu sedikit atau terlalu banyak, konsulasikan pada dokter kandunganmu.