Showing posts with label diet detox. Show all posts
Showing posts with label diet detox. Show all posts

Kolesterol, tidak Kurus, tapi tidak gemuk?


Kita sering berfikir bahwa kolesterol tinggi hanya pada orang gemuk, tidak pada orang yang kurus. tapi jika kita baca penjelasan di bawah ini semoga bisa membuka pandangan lebih lebar tentang fakta kalau kolesterol tinggi bisa terjadi pada orang yang kurus.
 Sering kali kita berpikir bentuk tubuh kini sudah ideal, meski agak berlemak sedikit di sana sini? sebaiknya jangan cepat puas, apalagi berhenti berolah raga.
Sebuah badan kesehatan melakukan penelitian terhadap 1.101 relawan wanita yang rata - rata berusia 40 tahun. hasilnya, 54% relawan dinyatakan masuk kategori "normal wight obese", artinya mereka memiliki berat badan di batas normal, dan tidak termasuk obesitas. tapi ternyata kadar kolesterol mereka juntru mencapai 30% di atas normal. kondisi kolesterol yang tinggi ini membuat mereka memiliki risiko yang sama dengan para wanita yang termasuk kategori obesitas.  kerentanan mereka terhadap gangguan metabolisme pun meningkat hingga 4 kali lipat, sementara kadar trigliserida mereka melonjak sampai 2 kali lipat dari normal, dan kemungkinan mereka memasuki tahap pra diabetes naik hingga 3 kali lipat, dtambah tekanan darah menonjak naik hingga 20%.
Maka peneliti menyarankan untuk selalu memeriksakan kadar kolesterol secara rutin. tambahkan juga latihan kardio dan angkat beban dalam olah raga sehari hari, agar kolesterol cepat turun. bila perlu konsumsi suplemen yang tepat, aman untuk menurunkan dan menjaga kolesterol di batas aman.
.
Artikel Lain : Interior penyebab radang paru paru
Artikel sebelumnya : Nutrisi pada anak

Perlukah Suplemen untuk Lakukan Detoks?


Detoks atau proses menetralisir racun dapat dilakukan secara alami atau pun dengan bantuan suplemen. Beberapa produk banyak menjadi pilihan dalam membantu proses ini. Tetapi tetap ada aturan di dalamnya. Khasiat yang ditawarkan setiap suplemen berbeda tentunya. Tergantung pada kebutuhan dan juga biaya, karena suplemen-suplemen ini memiliki kisaran harga yang lumayan juga lho. Tapi, sebenarnya perlukah suplemen untuk melakukan detoks?

Menurut praktisi hidup sehat, dr Phaidon L Toruan, detoks alami memiliki keunggulan selain lebih sehat juga lebih mudah untuk memilih bahan makanannya. Suplemen untuk detoks terkadang tidak memiliki terminologi kedokteran yang jelas. Sehingga bila yang dikonsumsi adalah suplemen abal-abal dikhawatirkan malah berbahaya bagi kesehatan tubuh seseorang.

"Sebaiknya, sebelum memilih yakinkan diri anda untuk mencoba melakukan secara alami terlebih dahulu. Jika memang ingin yang suplemen, lebih baik konsumsi dalam jangka pendek saja," saran dr Phaidon.

Dalam mengonsumsi suplemen untuk detoks memang tidak bisa sembarangan. Dibutuhkan konsultasi khusus sebelum melakukan detoksifikasi jika memiliki penyakit tertentu. Seperti yang dipaparkan oleh dr Roy Indrasoemantri yang juga produk konsultan dari produk Smart Detox.

"Detoks itu dilakukan dengan puasa tentu kondisi fisik seseorang yang ingin melakukan detoks dengan suplemen tentu harus sehat. Oleh sebab itu, jika memiliki sakit atau berat badan berlebih yang harus ditangani khusus akan diberikan konsultasi terlebih dulu untuk menyesuaikannya," jelas dr Roy.

Ia mengungkapkan jika seseorang memiliki penyakit tertentu seperti maag, proses detoksifikasi tidak dapat langsung diterapkan. Dibutuhkan jangka waktu tertentu untuk melakukannya (adaptasi) dan selama puasa tetap harus makan, ditambah dengan konsumsi suplemen.

Walau demikian, tetap harus menghindari makanan seperti seafood, gorengan, dan tumis-tumisan. Dokter Roy juga menyarankan selain mengonsumsi suplemen harus tetap diimbangi dengan sayur atau buah dan prosesnya maksimal hanya 40 hari saja.

"Dengan puasa tubuh itu diistirahatkan, sama seperti di dalam islam. Kalau selama dia puasa dan tidak makan dengan gizi yang cukup akibatnya jadi kurang zat gizi akhirnya malah sakit," kata dr Roy.

Tak ketinggalan pula pendapat dari dr. Cindiawaty Pudjiadi, MARS, MS, SpGK dari RS Medistra. Ia berpendapat bahwa tak ada salahnya melakukan detoks atau diet detoks, asalkan tetap menjaga kandungan zat gizi yang dibutuhkan.

"Jadi boleh saja melakukan diet asal tetap menjaga agar makanan yang dikonsumsi mengandung zat-zat Gizi yang dibutuhkan. Yang sering salah dilakukan adalah diet yang hanya misalnya makan buah saja atau sayur saja, atau air kelapa saja, tanpa zat-zat gizi lainnya yang dibutuhkan tubuh," ujarnya.

Tubuh tetap memerlukan semua zat-zat gizi, bila hal ini dilakukan dalam jangka panjang tentu saja akan tidak baik bagi tubuh manusia dan menyebabkan terjadinya kurang Gizi. Dr Cindi pun mengatakan apabila tubuh kurang zat-zat gizi, selain akan memperlihatkan gejala kurang gizi, daya tahan tubuh juga menjadi turun sehingga mudah terkena berbagai penyakit.


Sumber www.detikhealth.com

Diet Detox untuk Menurunkan Berat Badan


Diet Detox untuk Menurunkan Berat Badan

diet atau detox


Ketika sebagian orang sibuk mendetox bersih di dalam, sebagian orang lagi sibuk mendetoks untuk menurunkan berat badan. Jadi jika Anda pura-pura masih tidak tahu atau setidaknya merasa kalau diet detox dapat menurunkan berat badan, berita baiknya akan segera Anda dapatkan. Diet detox untuk menurunkan berat badan sebenarnya merupakan alat yang sangat membantu bagi orang-orang diluar sana yang sangat “darling” (sadar lingkungan) dengan berat badannya atau mereka yang menyebut dirinya obes padahal tidak, hanya karena teman mereka lebih langsing.

Diet Detox: Dapatkah memperbaiki kesehatan jantung saya?



Benarkah bahwa sesekali melakukan diet detox dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung?


Jawaban
dari Martha Grogan, M.D.

Mungkin. Para peneliti tidak yakin dengan alasannya, namun tampaknya berpuasa sesekali — tidak makan maupun minum apapun selama 24 jam — bisa berpotensi memperbaiki kesehatan jantung Anda. 

Sulit untuk mengatakan apakah efek puasa pada kesehatan jantung Anda karena banyak orang yang berpuasa secara rutin melakukannya karena alasan agama. Orang-orang ini umumnya cenderung tidak merokok maupun minum alkohol, yang juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. 

Namun tetap saja sepertinya orang-orang yang melakukan diet detox  jantungnya lebih sehat dibandingkan yang tidak berpuasa. Hal ini mungkin karena orang-orang yang secara rutin berpuasa menunjukkan kontrol diri mengenai seberapa banyak kalori yang mereka makan dan minum, dan perilaku memilih makanan ini mungkin terbawa ketika mereka sedang tidak berpuasa. 

Hubungan antara puasa periodik dan kesehatan jantung yang lebih baik juga dapat dihubungkan dengan cara tubuh Anda memetabolisir kolesterol dan gula. Puasa regular dapat menurunkan LDL, atau kolesterol ”jahat” Anda. Puasa juga kemungkinan dapat meningkatkan cara badan Anda memetabolisir gula. Ini dapat mengurangi risiko naiknya berat badan dan terkena diabetes, yang keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung. 

Jika Anda mempertimbangkan berpuasa periodik, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter Anda. Ia dapat memberitahukan apakah puasa merupakan gagasan yag baik untuk Anda atau bukan, dan seberapa sering Anda harus melakukannya. Ingatlah bahwa mengikuti pola makan yang sehat jantung dan berolah raga secara regular juga dapat meningkatkan kesehatan jantung Anda. 

Synergy Worldwide memberikan solusi terbaik untuk anda yang ingin meningkatkan kesehatan. Smart Detox adalah cara yang paling cepat dan mudah untuk memperbaiki kesehatan. Karena selama anda melakukan diet smart detox, anda puasa makanan yang biasa anda makan, tapi menggantikan dengan produk yang berkualitas yang akan memberikan segala nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan membersihkan segala racun yang ada dalam tubuh.. kesehatan anda akan meningkat secara signifikan dalam waktu yang singkat, anda hanya perlu untuk memantain smart detox ini untuk menjaga kesehatan anda agar tetap prima. Lihat link ini untuk keterangan lebih lanjut. 

Baca Artikel Lainnya : 8 kebiasaan sehat untuk menurunkan berat badan
Artikel terkait: Diet Detox untuk menurunkan berat badan